Curcol "Informatif": Magang di PTPN XII Surabaya
Januari 2020, saat itu aku menginjak semester 8 dan SKS kuliahku tinggal skripsi an aja. Seminar proposal juga udah, tinggal penelitian dan menyusun hasil. Penelitianku juga ga berat-berat amat karena survei online. Pikirku, aku bakal banyak waktu luang karena skripsian kan ga terus-terus an. Jadi aku mendaftar beberapa kegiatan terutama yang menghasilkan uang atau bisa meningkatkan skill. Waktu itu aku ikutan part time dan daftar beberapa program magang. Nah, dari beberapa program yang aku daftar salah satu yang lolos seleksi berkas adalah Program Magang Mahasiswa Besertifikat (PMMB) di PTPN XII. Karena postingan terkait magang aku sebelumnya banyak yang bilang “informatif” bagi orang-orang yang butuh referensi magang, jadi aku disini mau ceritain juga nih pengalaman aku selama proses seleksi sampai akhirnya bisa mengikuti PMMB di PTPN XII. Semoga bisa bermanfaat buat kamu yang butuh informasinya ya..
Pertama buat kamu yang belum tahu apa itu PMMB, jadi PMMB adalah program magang selama 6 bulan di BUMN yang ditujukan untuk mahasiswa semester akhir. Pendaftarannya bisa melalui CDC kampus masing-masing atau langsung ke BUMN terkait (jika BUMN tersebut membuka pendaftaran langsung). Info lengkapnya bisa langsung cek di webnya pmmb.fhcibumn.com. Nah, aku daftar PMMB yang melalui BUMN nya langsung, yaitu ke PTPN XII. Kamu bisa cek ke website ptpn12.com menu karir. Disitu lengkap info-infonya.
Singkat cerita, tanggal 19 Februari 2020 aku dapet pengumuman kalau aku lolos seleksi berkas PMMB di PTPN XII. Proses selanjutnya adalah seleksi wawancara yang akan dilaksanakan besoknya yaitu tanggal 20 Februari 2020. Aku baru baca pengumuman itu jam 8 malam dan harus memutuskan untuk lanjut atau tidak karena mepetnya waktu karena saat itu posisi ku ada di Solo. Sedangkan lokasi wawancara ada di Surabaya. Kalau aku berangkat malam itu, aku akan sampai lokasi tepat waktu. Tapi masalahnya ada di “berani atau tidak aku ke Surabaya sendirian”. Sebelumnya aku pernah ke Surabaya, waktu berangkat KKN. Tapi itu pun sudah lama sekali, juga berangkat ada perencanaan dan bareng-bareng, ga sendirian seperti sekarang ini. Biasanya kalau udah bimbang kaya gini, aku langsung hubungi orang tua. Dan setelah dapet opini dan izin dari ortu akhirnya aku memutuskan untuk lanjut. Aku langsung cek aplikasi pemesanan kereta dan lucky me ada kereta yang jadwal kedatangannya sebelum jam wawancara. Jadi aku bisa prepare dan istirahat sebentar di stasiun. Setelah masalah tiket beres, kemudian aku menyiapkan semua berkas-berkas yang dibutuhkan saat wawancara. Dan setelah semua beres, berangkat deh aku ke Stasiun Solo Balapan. Kereta berangkat jam 1 pagi. Malam itu gerimis dan aku nervous banget karena ini pengalaman pertama aku pergi untuk wawancara ke luar kota, di tambah persiapannya serba kilat yang ga aku banget hehehe…
Sekitar jam 6 pagi, aku
sampe di Stasiun Gubeng, Surabaya. Karena wawancaranya masih jam 9, jadi aku
stay di stasiun dulu, sarapan dan istirahat. Baru sekitar jam 8.30 aku cus
nge-gojek ke Kantor Direksi PTPN XII. Disini aku baru tahu kalo gojek boleh
masuk ke stasiun, jadi ga perlu capek-capek keluar stasiun. Ini nih perlu di
contoh di Solo hehe. Setelah sampai, aku diarahkan ke aulanya. Disana ternyata
sudah lumayan banyak yang hadir. Dan ternyata disitu cuma aku sendiri yang dari
Solo dan dari universitasku. Ohya, selama seleksi wawancara ini jangan lupa
kenalan dengan peserta wawancara lainnya ya. Tanyain juga kontaknya supaya bisa
dihubungi kalau ada pengumuman-pengumuman lanjutan, terutama buat kamu yang
dari luar wilayah kerja cari juga peserta yang asalnya sama dengan wilayah
kerja, siapa tahu bisa di tanya-tanya kalau semisal lolos nanti hehe.
Oke, terkait wawancara menurut aku hampir sama dengan proses wawancara pada umumnya. Tapi disini wawancaranya itu ga di ruangan sendiri-sendiri gitu man teman. Jadi, nanti bakal di sediain beberapa meja wawancara dalam satu ruangan. Nah, tiap meja itu menunjukkan masing-masing bagian di PTPN XII yang membutuhkan mahasiswa magang. Jadi, ga semua bagian bakal ditempatin anak magang, hanya bagian-bagian yang membutuhkan saja yang akan dibuka kesempatan magangnya. Untuk penentuan bagiannya, sudah dipetakan oleh bagian SDM sesuai kompetensi/program studi dan pilihan bidang saat kita mendaftar sebelumnya. Nah nanti yang wawancara adalah user dari tiap bagian. Bisa jadi yang mewawancarai kamu itu nantinya akan menjadi mentor magang kamu jika lolos. Jadi, persiapkan yang terbaik untuk wawancara ya guys. Waktu itu, aku dipanggil untuk wawancara di meja dengan tulisan “Tanaman Tahunan” artinya kemungkinan jika lolos aku akan ditempatkan di bagian tanaman tahunan. Fyi, pertanyaan wawancaranya hampir sama kok sama wawancara2 pada umumnya. Ya terkait pengetahuan kamu tentang perusahaan dan tanya jawab tentang diri kamu terutama apa yang kamu tulis di CV. Ada sekitar 3 orang kalau tidak salah yang diwawancara di bagian tanaman tahunan. Duh, aku jadi deg-deg an lolos atau nggak ya…
Setelah selesai
wawancara, aku bingung mau kemana wkwk karena emang ga persiapan pulang hehe..
akhirnya aku luntang lantung dijalan sambil ngecek tiket kereta pulang tapi
ternyata adanya sore hari. Padahal wawancaraku jam 11 sudah selesai. Akhirnya
aku memutuskan untuk singgah ke rumah saudaraku di Sidoarjo. Aku nge-gojek lagi
kesana karena emang gatau jalan dan transportasi lainnya hehe. Selain itu aku
juga takut, jadinya cari aman aja hehe. Karena capek, aku memutuskan untuk
menginap di rumah saudara beberapa hari, ga langsung pulang. Ohya, pas
wawancara juga diumumin kalo hasil seleksi bakal diumumin tanggal 21 Februari
2020. Jadi, ya aku sekalian nunggu hasil keluar aja di Sidoarjo.
Dan… Alhamdulillah aku lolos guys.. Ada 10 orang yang diterima. Proses selanjutnya setelah lolos adalah peserta akan di briefing terkait teknis wawancara dan penandatanganan kontrak magang pada tanggal 23 Februari. Prosesnya cepet banget kan temen-temen hehehe…
23 Februari 2020. Jam 9 pagi, aku pertama kali bertemu dengan kesepuluh teman-teman yang akan menemani hari-hari selama 6 bulan kedepan. Ada beberapa teman yang aku kenal dari seleksi wawancara juga lolos. Waktu itu kami masih canggung, karena memang baru pertama kali kenal hehe. Kami dikumpulkan di salah satu ruang rapat. Pertemuan itu dihadiri oleh peserta magang, mentor magang, dan beberapa orang dari SDM yang menjadi PIC PMMB. Pertama-tama, kami memperkenalkan diri dan dikenalkan oleh semua mentor magang. Kemudian tiap mentor magang mengenalkan terkait bagian yang akan kami tempati dan pekerjaan yang secara umum akan dikerjakan. Kami juga diinfokan terkait aturan magang seperti jam kerja, pakaian kerja, tata cara izin, dan sebagainya. Setelah informasi yang kami dapatkan lengkap, kemudian kami diarahkan untuk membaca dan menandatangani kontrak magang yang sudah disiapkan PTPN XII. Setelah semua setuju dengan kontrak tersebut, kami diajak berkeliling ke semua bagian yang ada di PTPN dan berkenalan dengan seluruh staff yang ada. Waktu itu ada 13 bagian, lumayan banyak ya. Setelah selesai, kami diarahkan ke bidang masing-masing. Aku masuk ke bagian tanaman tahunan. Fyi, di bagian tanaman tahunan ada 2 peserta PMMB aku dan temanku, Andi. Andi ini dari UPN Jatim. Jadi guys, kita bisa langsung mulai magang hari itu juga. Jujur aku kaget, karena aku ga prepare apa-apa. Terutama kebutuhan seperti kos-kos an, pakaian, dan sebagainya. Jadi, aku izin ke mentor aku untuk prepare segalanya dulu.
Pertama kos-kos an. Paling nggak hari itu aku nemu tempat buat tinggal. Jadi, sebelum hari ini aku udah kontak-kontak an sama peserta PMMB lainnya yaitu Zahra, dia dari Universitas Malikussaleh Aceh. Jauh banget ya.. Kami sepakat untuk mencari kos-kos an bareng. Yaudah, sore itu kami keliling mencari kos-kos an. Di kantor tadi, aku udah mendapatkan beberapa referensi kos-kos an dari pegawai disana. Jadi kami lebih mudah dalam pencarian 😊. Ohya, kami juga ditemani oleh Mbak Lucky. Dia peserta PMMB periode sebelumnya yang waktu magangnya habis akhir bulan Februari 2020. Jadi ntar pas kami mulai magang, Mbak Lucky selesai magangnya. Dan setelah keliling dan review sampai sekitar 5 kos-kos an, kami akhirnya memutuskan untuk mengambil kos-kos an yang kami kunjungi pertama kali wkwk. Kos nya deket dengan kantor, jadi kami bisa jalan kaki kalau berangkat. Ohya biar lebih hemat, aku dan Zahra memutuskan untuk ngekos berdua. Ya sebagai coba-coba dulu, kan kami belum tau biaya hidup selama di Surabaya gimana hehe. Setelah nemu kos, kami langsung istirahat. Capek banget setelah kegiatan dari pagi ditambah muter-muter nyari kos. Aku juga memutuskan untuk kembali ke Solo esok harinya untuk packing barang-barang yang aku butuhkan selama di Surabaya. Ohya teman-teman, sedikit info kalau kebanyakan kos didaerah PTPN itu kos bulanan dengan biaya sekitar 500ribu an keatas/orang/kamar dengan fasilitas standar (dipan, kamar mandi luar/dalam, lemari, incude listrik air). Kalau ngekos berdua, bisa dapet kos dengan fasilitas lebih baik tapi biaya yang kita keluarin hampir sama (atau bahkan lebih murah) dengan kalau kita ngekos sendiri di kos an standar. Pokoknya pinter-pinter aja cari kos aja hehe.
Yah, begitu lah teman-teman cerita awal aku selama persiapan magang. Lanjut saja ke kegiatan magang ya man teman. Waktu kerja di PTPN XII itu hari Senin-Kamis jam 07.30-16.30, dan Jumat jam 07.30-15.00. Istirahat jam 12.00-13.00. Selama magang kamu ga perlu pakai almamater, cukup sesuaikan pakaian sesuai aturan perusahaan aja. Ohya teman-teman, selama magang kamu akan diperlakukan seperti pegawai beneran ya, soalnya dapet sangu juga tiap bulannya.. hehe. Ga sama kaya kamu magang sks di semester 5 itu. Anggap ini seperti latihan kerja, jadi semangat nya harus kaya kerja beneran 😊. Selanjutnya, akan ada evaluasi yang dilaksanakan 2 kali yaitu di 3 bulan pertama dan di akhir magang. Evaluasi pertama merupakan evaluasi secara lisan terkait magang, sedangkan evaluasi kedua peserta diharuskan untuk membuat laporan dan presentasi magang.
Soal pekerjaan, di minggu-minggu pertama aku diarahkan untuk mengenal berbagai hal umum yang biasa dikerjakan oleh bagian tanaman tahunan. Ya kaya istilah-istilah yang digunakan, media yang biasa digunakan, struktur organisasi bagian, pembagian jobdesk, dan sebagainya. Kalau dibagian aku, semua itu dipelajari sendiri dan kalau ada yang kurang paham bisa ditanyakan ke mentor. Setelah aku mulai paham dengan semua hal-hal umum itu, aku mulai diberi penugasan. Secara garis besar pekerjaanku itu mayoritas di depan komputer, berkutat dengan Ms. Excel dan google spreadsheet, karena aku masuk di sub-bagian administrasi tanaman. Walaupun begitu, jika ada kegiatan kunjungan ke kebun aku bisa ikutan juga. Biasanya yang mengunjungi kebun itu dari staf-staf teknis, masih 1 bagian denganku tapi beda sub bagian. PTPN XII punya 34 kebun yang tersebar di Jawa Timur. Banyak kan.. komoditasnya juga banyak ada karet, kopi arabika, kopi robusta, kakao edel, kakao bulk, teh, kayu-kayuan, tebu, dan tanaman hortikultura. Hal tersebut merupakan kesempatan bagiku untuk belajar banyak hal. Baik dari sisi administrasi maupun pengetahuan terkait masing-masing komoditas.
Selama magang aku juga banyak belajar soal hidup, terutama di manajemen emosi. Tentang bagaimana agar saat bekerja bersikap profesional dan gak gampang baper. Tentang rasa tanggung jawab. Ga egois. Inisiatif. Kerja tim, apalagi aku magang berdua ga sendirian. Toleransi. Ga merasa lebih dari orang lain, dannnn banyak hal lainnya. Hal ini sebenarnya sesuai dengan corporate value nya PTPN, Sinergi Integritas Profesional (SIPro). Ohya selain itu, ada quote yang aku suka banget selama magang. Quote ini udah umum sebenarnya, cuma aku baru tahu artinya secara mendalam dari setelah ngobrol-ngobrol panjang dengan salah satu staf disana. Kami ketemu event ulang tahun perusahaan. Mbak ini bilang kalau “sakjane urip iku sawang sinawang”. Aku udah tau kalimat ini, tapi ga terlalu ngerti artinya karena itu pakai bahasa jawa yang asing ditelingaku. Pengalaman dari mbak ini membuat aku mengerti arti sebenarnya dari quote ini yang ternyata intinya adalah kamu harus “selalu bersyukur dengan yang ada saat ini”. Lagi-lagi aku dapat pelajaran tentang rasa syukur hehe..
Dari magang ini, aku juga mengenal banyak orang baik dengan banyak ceritanya. Aku juga banyak mengenal berbagai sifat-sifat orang di dunia kerja hehe. Juga tahu gimana sih tekanan pekerjaan itu. Ohya teman-teman, selama magang saranku juga jangan hanya memikirkan kerjaan melulu. Banyak-banyakin kenalan. Banyak-banyakin cari ilmu dari mereka hehe… Siapa tahu kamu ternyata emang butuh.. Selain itu, selalu kontakan juga sama peserta yang lain. Cari tau bagian lain itu secara garis besar ngerjain apa sih..
Adanya pandemi covid-19, berdampak ke kegiatan magang aku. Setelah 1,5 bulan memulai magang di kantor. Akhirnya kami mulai ditugaskan untuk work from home (WFH) karena persebaran covid di Surabaya yang semakin luas. Ya, mau tidak mau akhirnya aku WFH. Aku pulang ke Solo, ke kos ku. WFH sebenarnya tidak terlalu berdampak pada pekerjaan yang aku lakukan. Karena memang pekerjaanku bisa dikerjakan dimana saja, yang penting ada laptop dan terhubung dengan internet. Namun, WFH ini menyebabkan hilangnya kesempatan-kesempatan untuk belajar hal-hal lain selain pekerjaan. Aku jadi tidak bisa berkunjung langsung ke kebun atau ikut kegiatan-kegiatan perusahaan lainnya. Sangat disayangkan ya… Tapi ya sudah lah, mau bagaimana lagi.. demi keaamanan bersama kan hehe..
Aku WFH hampir 3 bulan. Setelah ada instruksi new normal dari pemerintah, aku diinstruksikan untuk masuk lagi. Namun, jika memang ada halangan tertentu bagi peserta untuk masuk maka peserta boleh tetap WFH. Dikonsultasikan ke mentor dan PIC SDM dulu pokoknya. Karena mentor aku mengizinkan aku untuk masuk, jadi ya aku masuk 😊. Waktu magang aku kurang 2 bulan lagi. Aku harus memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin. Masuk magang selama pandemi agak berbeda dengan sebelum pandemi. Kantor terasa lebih sepi, karena ada beberapa pegawai yang bekerja dari kantor perwakilan tidak di kantor direksi. Selain itu, semua orang di kantor wajib mengikuti protokol kesehatan. Cek suhu ketika masuk kantor, selalu memakai masker, selalu mencuci tangan, melaksanakan adab bersin dan batuk, serta aturan-aturan kesehatan lainnya. Saat itu Surabaya sudah jadi Zona Hitam persebaran covid, jadi wajar saja jika protokol kesehatan menjadi lebih ketat. Aku juga menemukan kebiasaan baru yaitu mencuci tangan hehe. Setiap memegang hal-hal yang dipegang banyak orang seperti gagang pintu, pegangan tangga, tembok, atau dokumen-dokumen, aku menjadi ragu dengan kehigeinisan tanganku. Jadi sering cuci tangan deh hehe.
Dan.. tiba-tiba surat edaran terkait evaluasi akhir PMMB datang juga.. Nggak terasa magangnya udah mau selesai. Dulu, evaluasi pertama tidak dilaksanakan dengan peserta karena terhalang WFH. Jadi evaluasi pertama hanya dilakukan oleh mentor terkait kinerja tiap peserta. Nah, untuk evaluasi kedua harus dilaksanakan dengan peserta dong. Sebagai bentuk pertanggung jawaban dan sesuai dengan isi kontrak di awal. Evaluasi kedua atau evaluasi akhir dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2020. Walaupun sebagian besar peserta sudah bekerja di kantor, evaluasi kali ini tetap akan diadakan virtual. Hal tersebut dikarenakan seminggu sebelum pelaksanaan, kantor direksi mulai diberlakukan WFH lagi karena adanya peningkatan persebaran covid dilingkungan kerja. Ya, mau tidak mau kegiatan di kantor juga dibatasi.
Ditengah-tengah bekerja, aku mulai mempersiapkan laporan dan presentasi yang dibutuhkan untuk evaluasi. Inti dari isi laporannya adalah terkait apa saja yang dikerjakan selama magang, kendala yang ditemukan, solusi penyelesaian, dan saran untuk PMMB selanjutnya. Kalau dibagianku, kami ditekankan untuk memberikan inovasi atau solusi baru untuk bagian. Nah, ini sih yang menurutku paling susah hehehe. Setelah berpikir panjang dan diskusi sama temen magang aku, akhirnya selesai juga laporan magangku. Siap presentasi!
Hari H datang juga. Jujur aku tidak terlalu deg-deg an selama presentasi karena rasanya mempresentasikan apa yang dikerjain itu bagaikan curcol ke temen tentang kemarin-kemarin itu ngapain aja, tapi ya dengan bahasa formal hehehe. Presentasiku lancar-lancar aja. Di evaluasi ini aku jadi tahu kendala-kendala apa saja yang dihadapi peserta lain serta output magang tiap peserta. Ada momen mengharukan juga saat evaluasi, dimana disitu kami banyak belajar terkait bagaimana sih dunia kerja. Dimana kerja itu ga melulu tentang kerjaan, tapi juga tentang orang-orangnya. Ya, lagi-lagi pelajaran hidup hehehe…
Setelah selesai presentasi, selanjutnya kami diarahkan untuk mengumpulkan hardfile laporan dan sertifikat magang di hari terakhir magang yaitu tanggal 24 Agustus 2020. Ya, sekalian perpisahan. Ohya teman-teman, sertifikat yang kita dapatkan merupakan sertifikat industri tingkat nasional ya.. Lumayan untuk menambah pengalaman di CV 😊
Oke itu tadi, sedikit
cerita aku terkait gimana sih PMMB di PTPN XII. Secara keseluruhan kegiatan ini
bermanfaat banget untuk meningkatkan hardskill maupun softskill, juga dapat
mengenalkan dunia kerja sesungguhnya itu gimana. Selain itu, PMMB juga dapat
menambah relasi baik dari sesama peserta, alumni PMMB, maupun pegawai yang ada
disana. Ohya aku juga ada saran buat kamu yang mau daftar PMMB. Sebaiknya
adanya PMMB tidak mengganggu penyelesaian skripsi kamu ya. Paling tidak ketika
kamu daftar PMMB, kamu sudah semprop atau sudah penelitian. Jadi kegiatan
magang oke, skripsian juga oke. Selain itu, kamu juga bisa tuh waktu magang
sekalian penelitian di PTPN XII. Jadi sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui
hehe.
Sekian ceritaku..
semoga bisa memberikan gambaran buat kamu ya..
Kalau ada yang mau
ditanyakan, silakan..
Sampai jumpa dipostingan lainnya..





















ihh mantep menginspirasi sekali, makasih farah
BalasHapus