Curcol "Informatif": Magang (setahun) di PT Kampung Coklat Blitar

Assalamualaikum temen-temen! (ala ria ricis)
Hai hai! Wah sudah lama aku ndak posting blog, kangen ih. Well, sebenarnya banyak hal yang bisa dijadikan bahan postingan tapi ya seperti biasa... virus M atau Males lebih dahsyat menguasai jiwa raga (lebay ya hehe). Berhubung sekarang aku lagi liburan semester 5 dan sedang gabut tingkat max akhirnya dengan segenap semangat yang ada, finally I am here mulai posting blog lageyyy biar agak produktif 😃

Postingan kali ini, aku bakal bahas seputar dunia magang kerja atau PKL. Jadi temen-temen, berhubung jumlah SKS kuliah aku sudah mencukupi untuk ambil magang jadi liburan semester 5 ini aku memutuskan untuk melaksanakan kewajiban akademik tersebut. Magang periode ini diagendakan pada bulan Januari-Februari 2019. Kegiatan magang ini bisa dilaksanakan secara kelompok atau individu. Nah, pada awalnya aku pengen banget magang di Batam, Kepulauan Riau aja. Kenapa? Biar sekalian pulang dong... kan rumah aku di Batam guys. Udah 2 tahun belum pulang :( rinduuuuu. Tapi ternyata Allah punya rencana lain dan akhirnya aku memutuskan untuk magang di Jawa aja. Biar rame aku ambil magang kelompok.

Ketika jami yang formal banget chat aku yang cuek banget hehe 😢

Yah, begitulah kronologi kelompok magang kami terbentuk. Singkat dan tanpa pikir panjang. Kami berempat. Aku, Jamiatun, Aditya, dan Amel. Ndak ada pembagian susunan organisasi secara formal tapi kalo dipikir-pikir beginilah sekiranya peran tiap tiap anggota kelompok 😉
1. Jamiatun sebagai ketua kelompok. Kenapa? karna jams yang hubungi perusahaannya. Simpel.
2. Farah (aku) sebagai bendahara. Kenapa? karna aku perhitungan banget orangnya hahaha. Segala pengeluaran Kelompok di list dong di grup (gamau rugi banget ni orang hahaha)
3. Amel sebagai sekretaris. Kenapa? karna amel yang ngurus segala proposal dan berkas-berkas magang. Ya yang ribet ribet itu lah..
4. Aditya sebagai hubungan masyarakat. Kenapa? karna si adit orangnya supel. Bisa di bilang si adit ini yang buat rame selama magang. Adit itu sumber segala gossip dan info baik dari dalem maupun luar wkwk
Well, susunan tersebut kami sadari setelah selesai magang hehehe

Oke, next! Setelah terbentuk kelompok, saatnya menentukan mau magang dimana nya. Well, untuk menentukan tempat magang kami menghubungi kating juga browsing internet untuk mencari referensi tempat magang yang sesuai dengan keinginan kami. Banyak banget referensi yang di dapet. Aku list aja kali ya, kebetulan pengen nulis yang panjang kali ini hehe

1. Agrokusuma Malang. Ini kaya agrowisata gitu guys. Udah banyak kating yang magang disini. Kerjanya outdoor gitu, ngurusin kebun apel kalau ndak salah.
2. Hortimart Semarang. Ini agrowisata juga. Konsepnya bagus. Dulu pas semester dua pernah praktikum kunjungan kesini. Kalau mau magang disini sepertinya bagus deh, soalnya dulu pas praktikum kaya dijelasin gimana sih sistem manajemen disitu dan aku cuma bisa bilang "WOW" aja gitu... Tapi, ya lokasinya di Semarang. Rasanya gimana gitu... soalnya aku juga kalo balik kan ke Semarang juga (rumah eyang). Jadi kurang jauh lah main eh magangnya 😀
3. PT Bumi Sari Lestari di Temanggung. Kalo yang ini perusahaan hortikultura yang pasarnya sudah ekspor. Bagus sih kata kating.
4. Balitjestro Malang. Kalo yang ini sesuai namanya balai penelitian mungkin lebih banyak mengkaji mengenai budidaya gitu deh... Yang kesini sepertinya lebih cocok jurusan agroteknologi/agronomi.
5. PT Pendawa Kencana. Kalo yang ini kaya budidaya tanaman organic gitu. Outdoor.
6. PT Petrokimia Gresik. Nah nah.. ini mah ga usah diragukan lagi. Itu lohh perusahaan pupuk ternama..


Wah, ternyata banyak juga ya pilihannya. Setelah lama berdiskusi dan konsultasi dengan dosen pembimbing kelompok, kami juga belum menemukan titik terang :(. Dari list di atas, kami sudah menghubungi PT Bumi Sari Lestari, Balitjestro, dan PT Petrokimia Gresik. Tapi... belum ada kejelasan baik dari perusahaannya maupun dari hati kami terdalam (eaaa). Rasanya kaya masih kurang sreg gitu. Sampai pada akhirnya muncullah wangsit itu (mohon maaf lebay banget 😃)

Setelah ketidakjelasan yang berlarut-larut, muncullah nama perusahaan itu hehe

Penjelasan yang membuat yakin pengen magang perusahaan itu

YAP! Perusahaan itu adalah PT Kampung Coklat Blitar, salah satu agrowisata Coklat yang ada di Kabupaten Blitar Jawa Timur. Setelah mendapat testimoni dari beberapa kating yang pernah magang disana, kami memutuskan untuk menghubungi pihak perusahaan. Awalnya perusahaan menyanggupi dan kami diintruksikan untuk mengirim berkas-berkas yang diperlukan perusahaan ke email perusahaan dan ke alamat perusahaan. But, ga mungkin semudah itu dong ferguso erduardo milano... Beberapa saat kemudian, the epic drama goes on HAHAHAHA~ muncullah chat WhatsApp dari perusahaan yang menginfokan kalau magang periode Januari-Februari sudah penuh. Rasanya tuh kaya kriuk banget gitu yah... PHP tingkat Fakultas. Okey, kami mencoba buat slow down. Pokoknya perjuangin dulu deh di kampung coklat. Akhirnya kami nego dan pihak perusahaan infoin kalau periode yang kosong itu sebelum januari. Dan setelah chat panjang lebar akhirnya fix deh magang kami dimulai bulan Desember-Januari 🙂. Periode tersebut pas sekali setelah UAS dimana kami harus segera caw ke Blitar H+2 UAS selesai. Mantul sekali. Disitu lah titik kebimbangan dimana pokonya semua makul harus selesai UAS sesuai Jadwal UAS yang udah ditentukan akademik. Kan tahu juga, terkadang suka ada dosen yang maju mundurin UAS seenak minti katsu kantin FP :(

Yeay! Officially accepted! We're going to internship at PT Kampung Coklat Blitar

Next mission is to finish our individual proposal before doing internship. Banyak banget hambatannya mulai dari gonta ganti kajian sampai ke pengesahan yang lama banget nyari ttdnya. Well, aku ambil kajian manajemen persediaan bahan baku, dannn untuk dapetin ttd Pak Heru (dosbing magang individu aku) itu sampai membuat aku meneteskan peluh dan air mata (lebay lagi maaf). WHY? Karena dateliner kaya aku memang pantes disadarin. Yaiyalah, garap proposal magang aja H-7 sebelum berangkat ☹️ Mohon maaf bapak Heru, yang sabar yah ngadepin Mahasiswa mager-an kaya saya ini.

So, so.. lanjut.. berkas-berkas yang diperlukan untuk magang Alhamdulillah beres H-1 sebelum kami berangkat (kebayang ga tuh gimana was-wasnya, kan lucu magang ga bawa apa-apa dari Fakultas). Tiket kereta sudah beres juga. Hari itu, Minggu 23 Desember 2018 kami berangkat dari Stasiun Jebres Solo menuju Stasiun Blitar. Kami pakai kereta Brantas yang berangkat jam 3 pagi (NICE BANGET HAHA). Karna berangkat jam 3 pagi, aku ga tidur dong.. takut malah ga bangun dan ketinggalan kereta. Jadi ceritanya aku baru packing barang-barang yang mau dibawa tanggal 22 Desember 2018 jam 23.00 (SEKALI LAGI NICE!). SANS banget yah aku. Lanjut cerita, jam 1.30 aku sama Jami nge-Gocar bareng ke Stasiun Jebres. Adit juga nge-Gocar dan si Amel di anter Sodara. Si kereta molor setengah jam. Tapi ya gapapa lah. Alhamdulillah ga ketinggalan kereta. Dan off course di dalem kereta kami tidur donggg hehe.
bawaan aku.. ga banyak-banyak amat lah. cuma 1 koper 24inch, 1 tas, sama 1 tas selempang. anti ribet.

koper kami berempat.. kalo kaya gini udah kaya kabur dari rumah aja HAHA

Next next! 08.00 WIB (it spent 5 hours from 03.00 WIB). Yeay finally we arrived at Blitar Station. So, it is our first time come to Blitar. We're very thankful there was an application called Grabcar so we don't look like a lost children hahaha. Setelah agak ribet bawa-bawa koper keluar stasiun buat nyamperin driver grab (you know about red zone, Nah!), akhirnya kami akan menuju PT Kampung Coklat Blitar. Lokasinya ada di Jl Benteng Blorok No 18, Kademangan, Kabupaten Blitar. Sekitar 20 menitan nge-Grab. Deg-deg an IYA! Saat perjalanan menuju lokasi, kami ngobrol asik bareng driver (supel ini drivernya). Intinya kami ngobrolin seputar Blitar, Kampung Coklat, dan wisata apa aja yang bisa dikunjungi di Blitar. Dan ga kerasa akhirnya nyampe juga di depan pintu masuk Kampung Coklat. Dan satu hal yang kami lupakan. Ini hari minggu BROOO... Otomatis tempat wisata kaya gini bakalan rame. Jadi, kami keluar dari Grab itu beneran kaya orang ilang HAHAHA.. nenteng-nenteng koper dan ga tau harus kemana dulu. Untungnya ada pak satpam yang nanyain dan ngarahin kami harus kemana dulu. Tapi beneran deh, malu banget rasanya wkwk
Nah ini kira-kira tampak depan gerbang kampung coklat. Kecil yah.. Nah di depan ini pas aku magang ada Gallery depan (toko oleh-oleh dan minimarket) dan galeri ATM (yang ada saat itu Link BNI, Link BRI, dan Bank Jatim). Bayangin guys, minggu minggu turun dari Grab didepan gerbang itu dan masuk melewati ribuan orang yang lalu lalang sambil bawa-bawa koper. Kaya mau nginep di KC aja, padahal emang iya mau nginep hahaha

Nah, waktu pertama nyampe kita langsung di arahin untuk masuk ke front officenya untuk dapet pengarahan dari Mbak Viki selaku HRD Kampung Coklat. Jadi, guys garis besarnya yang magang disini itu ada banyak mulai dari SMK sampai kuliah dengan berbagai tujuan. Nah semua yang magang akan ditempatkan di bagian produksi coklat, dan untuk Mahasiswa terkadang akan ditempatkan di gallery chocolate. Untuk hari kerjanya yaitu Senin-Minggu alias FULL DAY dimana selama seminggu kita bisa ambil libur 1 hari. Dilarang ambil libur di hari Sabtu dan Minggu, serta tanggal merah atau bertepatan dengan event tertentu. WHY? Karena ini agrowisata jadi pasti pada hari tsb akan ramai pengunjung jadi dilarang LIBUR :(. Nah untuk jam kerja mulai dari 07.00-16.00 dimana jam istirahatnya yaitu jam 09.00-09.30 dan 12.00-12.45. Untuk pakaian kerja bebas namun harus sopan dan Wajib menggunakan tanda pengenal/identitas. Biasanya sih yang magang kalau Mahasiswa bisa pakai identitas seperti almamater/jahim/jas lab. Ohya man teman, untuk mess/penginapan sudah disediakan oleh Kampung Coklat (KC) dimana biayanya yaitu Rp100.000/bulan. Lokasi messnya juga ada di beberapa tempat disekitar KC. Kebetulan kelompokku dapet mess yang di dalem KC, deket sama loket masuk. Mess yang bagian dalem boleh dibilang minim fasilitas :( (Nanti aku ceritain lebih lanjut dibawah). Okey lanjut peraturan selanjutnya yaitu setiap hari akan ada ekstrakulikuler Ngaji yang dimulai setelah sholat Maghrib sampai sholat Isya yang dilaksanakan di Mushola KC. Bagi peserta magang yang tidak mengikuti pengajian (kecuali non-is) maka akan langsung dikeluarkan dari KC. Setiap malam jumat juga ada agenda pengajian baca yasin a.k.a yasinan, dan tiap sabtu pagi akan ada pengajian juga yang ada ceramah dan di hadiri oleh warga sekitar KC. Ohya, magang disini tidak dibayar kecuali kita lembur yapps. Tapi, tenang aja di akhir magang kita akan dapat uang pesangon walau pun jumlahnya ehmmm bisa dibilang kecil hehehe. Ohyappp, setiap hari Jumat pagi rutin dilaksanakan apel pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai KC. Setiap peserta magang Wajib menjaga citra dan nama baik dirinya dan perusahaan 😃

Yah ini gambaran kecil mess kami hehe

Okeyyy…setelah mendapat pengarahan dari Mbak Viki kami langsung diantar ke mess oleh salah satu peserta magang juga. Namanya Fia, anak SMK di Malang. Fia ini nantinya akan menjadi temen satu mess kami. Jadi, seperti yang aku bilang sebelumnya kami mendapat mess di dalam KC. Didalem KC itu mess nya cuma untuk perempuan dimana ada 4 kamar yang tiap kamarnya bisa diisi banyak orang. Kalau dikira-kira 1 kamar ini ukurannya sekitar 10 x 5 meter kali ya. Dalemnya cuma disediakan dipan tingkat+kasur dan bantal guling. Kamar mandi diluar jadi satu dengan kamar mandi pengunjung, jadi aktivitas mandi hanya bisa dilakukan sebelum KC buka atau setelah KC tutup. Untuk ventilasi Udara, kamarku ini punya 2 kipas kecil yang nempel di tembok. Walau ada 2, tapi sama aja kurang bisa mengurangi rasa sumpek kamar :(. Ohya, tidak ada jemuran guys. Jadi, mau gamau kita harus laundry. First impression kami terhadap mess kami adalah "MIRIS, apakah kami bisa betah ya tinggal disini :(". Beneran low facility banget gitu.. Yah gimana lagi cuma seratus rebu juga. Ohya guys, perlu kalian tahu sebenarnya ada mess lain yang fasilitasnya jauh lebih baik daripada mess dalem KC. Kita bisa sebut itu Mess Pak Rowi, kenapa dinamakan begitu? karena yang punya mess Pak Rowi (manajer produksi KC). Nah, kebetulan pas kami sampai KC mess Pak Rowi itu udah penuh. Jadi mau ga mau kami harus di mess dalem KC. Padahal harga sewa messnya cuma selisih Rp10.000, tapi fasilitasnya udah selisih jauh... Agak kecewa sih. But, we're trying to keep positive! maybe there's a plus. You know lah, apa yang kita inginkan itu ga selalu yang terbaik buat kita.

Ga bisa nyuci, semuanya di laundry. Untung cuma Rp3.000/kg.

Penghuni mess no 3 ada 9 orang yaitu Fia (SMK di Malang), Eka (SMK di Kediri), Mey (UB), Zula (UB), Hanin (UB), dan kami berempat dari UNS. Nah, orang-orang ini yang membuat magang kami makin lebih berwarna. Setiap pulang kerja ada aja yang diceritain. Mulai dari kegiatan kerjanya, ngomongin pegawai, sampe ngomongin mas-mas yang sering buat heboh (nanti aku ceritain lebih lanjut 😀).

Penghuni mess nomer 3 dari utara. Bersembilan. Udah kaya girlband SNSD belum (eh)

Nah, selanjutnya aku buat poin-poin apa aja hal-hal yang kami lakukan selama di KC yaps. Kalo cerita kronologis kayanya bakal panjang banget haha.

1. Kerja
Yaiyalah, namanya juga magang kerja 😩. Sedikit tentang pekerjaan sudah aku jelaskan di atas yap. Mulai kerja jam 7 pagi, kita wajib check log dulu. Mesin check log ada di deket front office. Biasanya jam 7 kurang 5 menitan kami udah check log sih, biar ga telat hehe. Setelah itu langsung cus masuk ruang produksi. Nah, apa aja sih kerjaannya? produksi coklat dong! Jadi, pembagian kerja untuk magang biasanya di atur oleh Pak Rowi (manajer produksi sekaligus pembimbing lapang kami di KC). Jadi bagian-bagian yang ada di produksi kurang lebih ada 1) mesin yang kerjanya itu buat adonan coklat/pasta coklat, 2) cetak coklat, 3) packing primer, 4) packing sekunder, 5) packing 45 dan love, 6) packing bubuk. Untuk anak SMK ga bisa asal pindah kalau udah di tempatin disuatu bagian ga bisa pindah-pindah kebagian lain sesuka hati. Jadi mereka cenderung netep di satu bagian, nanti kalau di suatu bagian butuh bantuan baru deh mereka di panggil untuk bantu. But, buat yang kuliahan boleh banget pindah kesana kemari seenak hati hehe. Kayanya sih tujuannya biar bisa mengeksplor lebih bebas dan tau problem setiap bagian dalam waktu singkat. Yaiyalah, wong kuliahan kan biasanya magang cuma sebulan. Nah ini anak SMK magang 3-6 bulan. Porsinya beda dong. Tambahan untuk Mahasiswa biasanya di hari sabtu atau minggu bakalan jaga gallery chocolate, ga di produksi. Kenapa? biar belajar pemasaran kata Pak Rowi 😃. Alhamdulillah hampir semua bagian pernah di coba. Ada beberapa bagian yang belum dicoba, tapi ya cukup tau lah kerjanya gimana. Nah, mayoritas sih aku sama temen-temen suka banget di packing primer, sekunder, atau 45. Pokonya packing deh! Kenapa? karena kerjanya enak, santai, dan bisa ngobrol hahaha. Ohya, selama magang sangat dianjurkan untuk berbaur dan gak nge-geng ya. Rugi kalo ga gitu. Kami selama magang mengusahakan untuk tidak bekerja pada bagian yang sama. Kalau ngga ya gapapa di bagian yang sama, tapi meja kerjanya beda-beda. Buat apa? biar bisa cepet kenal sana sini plus bisa nambah-nambah info dongsss 😀
Mau produksi coklat apa hari ini? Cek papan tulis!

Bagian mesin ball mill, ga pernah ikutan disini. First time langsung masuk keruangan ini cuma buat numpang foto mesinnya haha. Jadi, yang kerja di bagian ini bisa di bilang pekerja yang udah di percaya gitu sama Pak Rowi. Kenapa? karna mereka megang resep rahasia coklatnya.

Cetak coklat kopi. Sudah pernah disini dong. Mencetaknya akan melatih otot lengan wkwk. Pas awal-awal kerja di bagian ini beneran lengan dan jempol sakit semua. Pinggang serasa encok juga. Tapi lama kelamaan sudah biasa aja sih. 

Nah kalo yang ini cetak coklat curah. Itu lho coklat yang bentuknya kaya piramida itu. Kalo nyetak yang ini harus ngira-ngira isi satu lubang seberapa tingginya. Pokonya untuk 1 lubang itu beratnya kalo udah jadi coklat sekitar 7-8 gram.

Coklat 45 gram dark 67% siap packing

Proses packing primer (aluminium foil) dan sekunder (kardus) coklat 45 gram

Akuuuu.. ini pas packing primer coklat curah. Ini coklat rasa apel, warnanya ijo. Pas awal-awal aku selalu keliru nyebutin apel sama melon. Ya gimana ya, coklatnya apel tapi dikepala bayanginnya melon mulu hehe

Nah, kalau sudah dipacking dan dilabeli selanjutnya coklat masuk ke gudang produk jadi 😉 Produk akan dikeluarkan sesuai dengan permintaan dari gallery

Ohya, berhubung aku dan temen-temen mulai magang tanggal 24 Desember 2018 dimana itu bertepatan dengan momen natal dan tahun baru (sering disebut Big Session) jadi permintaan coklat meningkat drastis. Semua pegawai produksi lembur termasuk yang magang. Dari tanggal 26-31 Desember 2018 kami lembur dari jam 18-20 WIB. Dan selama big session ini kami tidak bisa ambil jatah libur. Kaget? IYA! Ya iyalah belom aja ada seminggu kerja udah lembur aja. Tapi yaudahlah nikmati aja. Kapan lagi lembur kerja, bukan lembur nugas HAHA.
Menghilangkan penat ketika lembur. Foto dulu dong.

Ini pas lagi jaga gallery chocolate. Gallery nya bagus hehe. Ohya selain coklat, disini juga menjual produk-produk UMKM yang bermitra dengan Kampung Coklat. Nah, produk-produk UMKM yang dijual juga serba coklat loh.. Contohnya brownis coklat, wajik coklat, egg roll coklat, jenang coklat, enting-enting coklat, kaos kampung coklat, tas motif kampung coklat, souvenir coklat, dan sebagainya.

Gagal nih fotonya.. Pokonya gambaran gallerynya kaya gini lah..

Nah.. disamping gallery ada spot foto gitu guys. Foto ini diambil ketika kami ambil libur kerja. Karena kami magang di tempat wisata, maka kami jalan-jalannya juga di Kampung Coklat dong hehe

2. Ekstrakulikuler Ngaji
Seperti yang aku bilang sebelumnya, selama magang di KC kami WAJIB untuk mengikuti kegiatan ngaji. Kalau gamau ngaji, langsung out dari KC ☹️ Jadi kegiatan ngaji ini rutin dilaksanakan tiap hari setelah sholat maghrib sampai sebelum sholat isya. Nah agenda ngaji disni yaitu dalam rangka menghafalkan surat yasiin. Selama proses menghafal kami didampingi oleh Pak Bayu, guru ngaji kami. Hafalan surat yasiin kami akan di tes biasanya 1-2 minggu sebelum masa magang selesai. Ohya, hasil penilaian saat tes ada sertifikatnya lhoo hehehe. Beneran deh, kegiatan ngaji ini bermanfaat banget. Biar magangnya nambah faedah, pas senggang kerja menghafal yasiin. Mantul yah.
Program tikror yasiin di KC. Ini lagi belajar hafalan bareng-bareng.

Foto bareng habis ngaji bareng istrinya Pak Bayu

Sepertinya foto ini diambil ketika setelah tes yasiin. Lega rasanya...alhamdulillah hafal 😃

Selain ngaji rutin, ada pengajian khususnya nih yang diselenggarakan tiap malem jumat dan sabtu pagi. Kalau yang malem jumat biasanya isinya yasin+tahlil gitu. Kalau yang sabtu pagi itu isinya ceramah gitu. Nah yang pengajian sabtu pagi ini tidak hanya dihadiri oleh peserta magang, tapi juga warga sekitar KC lho.. Jadi bisa diibaratkan kegiatan pengajian sabtu pagi ini seperti salah satu aktivitas CSR nya KC. Nah, di pengajian sabtu pagi ini juga tempat wisuda nya anak-anak magang. Maksudnya gimana? Jadi kan tadi peserta magang yang udah mau selesai masa magangnya bakal di tes yasiin terus dapet sertif. Nah, bagi sertifnya itu lah di pengajian ini. Jadi selesai ceramah, nanti bakal ada momen wisuda magang dimana nama-nama tiap anak magang yang udah selesai magangnya di panggil satu-satu. Terus berdiri deh dihadapan para ibu-ibu dan bapak-bapak pengajian buat dikasih sertif+pesangon HAHAHAHA. Well, ini adalah salah satu momen malu-malu kucing kami di KC.
Suasana ramai pengajian sabtu pagi

Sebelum di wisuda, tampak berbeda. Bangun lebih pagi, kemudian dandan yang rapi dulu dong.. Kan mau dilihat orang sekampung HAHA

Setelah di WIS UDA(H), ini bareng Pak Bayu, Pak Kholid, dan Pak Mustakim. Seneeengg euyyy!

3. Makan
Well, poin yang ini emang agak absurd hehe. Walau ini sepele, tapi tidak bagi kami! First impression kami sama makanan di Blitar adalah "MURAH, ENAK, TUR WAREGI!". Gimana ga terkejut, Nasi+sayur+ikan pindang/telur+tempe/tahu+rempeyek itu cuma Rp5.000. Bakso enak banget Rp5.000. Tambah lontong yang ngenyangin banget Rp1.500. Es Degan Asli Ga Bikin Tenggorokan Sakit Rp 2.500. Mie Ayam Rp5.000. Nasi Goreng enak banget Rp8.000. Nasi Padang Rp10.000 udah dapet lauk enak banget. Semua itu bisa didapatkan jika dibeli dengan keyword "SAYA PKL di Kampung Coklat bu" 😀. Ingin ku di Solo impor makanan dari Blitar aja HAHA. Ohya, itu semua bisa aku beli di luar KC ya, tapi masih ga jauh jauh amat dari KC. Nah, sebenarnya di dalem KC juga ada prasmanannya, juga tersedia banyak jeni makanan yang bisa mengganjal perut. Tapi ya, agak mahal (maklum, namnya juga tempat wisata). Kalau makan di prasmanan biasanya budget 6-10ribu. Harganya ga tetap juga, tergantung saat itu pegawai mana yang jadi kasirnya. Maklum prasmanan. Ada kalanya makan nasi+sayur+tempe harganya 6ribu dan adakalanya harga tiba tiba jadi 8ribu, eh terus besoknya jadi 7ribu 😐 Pokonya prioritas awal itu makan diluar dulu, kalau ternyata diluar belum pada buka ya akhirnya makan di KC.
Nasi goreng... hampir menjadi makanan rutin pada malam hari…

Baksooo enak banget... Rp5000 doang euyy. di Solo mah ga dapet.

Makanan di prasmanan. Enak.

Ohya guys, jadi biasanya tiap jumat malam dan sabtu pagi selepas pengajian kami para magang lovers (lebay) akan mendapat nasi bungkus (YEAYYY!). Jadi hemat lah ya.. Ketika big session juga seminggu lebih perusahaan ngasih sarapan+makan siang bagi semua karyawan dan anak magang. SUKA deh kalo ini.. 

Wait... ngomong tentang makanan, ini aku sisipin salah satu momen makan kami ketika di KC. Bener-bener kaya anak pondokan HAHA
Ketika Fia ambil libur buat pulang ke Malang, eh balik-balik dibawain banyak oleh-oleh. Termasuk kering tempe ini. Tinggal masak nasi, langsung cus makan bareng. Kenapa makannya begini? Karena kami ga punya piring HEHE

Ada kalanya makan popmie ketika nunggu transferan. Kalau makan popmie artinya uangnya masih agak cukup lah buat makan seminggu.

Nah.. kalau udah makan yang ini berarti keuangan lagi bener-bener seret HAHA

Ini selepas menjenguk Pak Rowi yang saat itu sedang sakit. Kebetulan kami sedang kost-sick, merindukan makan Ayam Penyet Bandung belakang kampus. Akhirnya datanglah kami ke warung penyetan dan bakaran. Alhamdulillah, sedikit terobati… tapi tetep rindu APB 😞

4. Apel Pagi
As I said before, tiap jumat pagi ada apel pagi yang diikuti oleh semua pegawai KC termasuk peserta magang. Apel pagi ini bertujuan untuk keep in touch antar semua divisi yang ada di KC, sebagai kontrol bagi pihak manajemen, juga untuk mengumumkan berbagai hal.

Ini momen ketika ada pihak manajemen yang ulang tahun terus di surprise in dong.. Setelah itu disalamin sama semua pegawai KC setelah apel uwwww

Dapet minute maid setelah apel. Karna lagi musimnya sakit, jadi dibagiin beginian. Biar pada sehat HEHE

Well, satu hal yang bakalan ga di luapain ketika apel adalah waktu bareng-bareng jargon KC. Jadi jargonna itu gini ⇾ Kampung Coklat! Yes! Kampung Coklat! Yes! Kampung Coklat! Bikin Bangga Indonesia! 😀😀😀 Yang buat lucu itu gerakannya. Plis sampe sekarang masih ngakak aja kalau di suruh jargon KC HAHAHA.

5. Kamu, kamu, dan kamu!
Ih Judul poinnya buat baper.. Tapi ya mau gimana lagi. IYA KAMU!
Emang bener kata orang, semua tempat itu sama aja. Tinggal gimana kamu menyikapinya. Gatau deh bakal gimana hari hari magang aku tanpa kamu, temen-temen Kelompok, para dik adik SMK, para pegawai yang ramah banget sama kami, dan semua orang-orang baik yang aku temui selama magang. Terimakasihhhh sudah buat magang aku lebih berfaedah. Buat aku dan temen temen UNS betah, dan rasanya berat untuk meninggalkan Blitar. Hoping that we can meet again next time, in another occasion maybe.

Sobat mess 3, yang udah nemenin selama sebulan plus di Blitar.. Di mes seperti keluarga ada si mbok dan ke-8 anaknya. Uluh uluhhh.. I never forget yaa!

Mbak Fildzah… thankyou for your back hug, that mean so much to us! Ikutan seneng, akhirnya si mbak mau sold out. Lancar sampai akhir, Aamiin.

Ichaaa… Findaaa… youre the cutest! thank you for always making me happy!

Temen seperjuangan.. Oliv dan Alya dari UB. Semangat laporan yah!

Nah ikiii.. yang paling lentur, seperti kebanyakan lesitin di sendi-sendinya HAHA, Dek Sabar Baruna. Hoping you will have successful life and can make ur parent proud of ya!

Nah ikiii (2)… kalau bisa dibilang F4 produksi ya HAHAHAHA... thank you for being kind to us. Dan mohon maaf anda-anda semua terkadang menjadi bahan seru-seruan kami di mess 😀 Mas aldi, mas edi, mbak riski, mas am. Masih kurang mas udin nihhh..

Nah ikiii (3) sobat packing 45! Jangan lupakan mas 2nd lead ini yahhh HAHAHA

Mba ovi… mba binti… makasih sudah baik banget sama kite kiteee…

Pak Rowi, pembimbing lapang magang kami... big thanks to you for accepting us in here and kindly sharing your knowledge and experience. Semoga sehat selalu pak!

Erikaaa.. bu bidan kuuu.. omg I still remember when you give me the last hug and I wanna cry because it. Keep fighting! Ayo hafalke yasiin e rek!

Pak Bayu… terimakasih atas segala ilmu dan nasihat yang telah di berikan. Terimakasih juga untuk traktiran ikan bakar itu pak. Enak!

Dik adik SMK ku.. semangat kalian! Masih 5 bulan lagi di KC! Ayo siapin fisik dan pikiran untuk menghadapi big session jilid 2 pas lebaran nanti :D

dik adik Bantur, hanin dan nazula…

Makasih ibu-ibu penjual bakso yang memberikan 3 buah naganya ke kami begitu mendengar kami mau pulang. Semoga makin laris baksonya bu..

Terimakasih juga untuk orang baik yang menggratiskan es coklat temen-temen se mes. Mohon maaf, kita temenan aja ya hehehe



Mba ajeng… seperti malaikat tanpa sayap. Big thanks to you. Makasih sudah di antar jalan jalan Blitar dan di antar pulang ke Stasiun..

Alhamdulillah berkesempatan menyambangi makamnya Bung Karno

And the last... thankyou my team. Terimakasi sudah menerima aku apa adanya dengan segala kerecehan dan keabsurd an yang ada dalam diriku. Besok besok kalau ketemu jangan kaget lagi dengan kepribadian Farah yang bertolak belakang dengan look nya yaahh HAHA

28 Januari 2019
tidak terasa sudah ada di Blitar sebulan lebih. Walau berat, tapi ya mau gimana lagi yang di Solo sudah menunggu harus segera di selesaikan… Banyak banget hikmah yang bisa di ambil selama perjalanan sebulan kami disini. Banyak banget ketemu orang baik yang sering membuat kami terharu. Bisa aja nih scenario Allah, indah banget deh.. Semoga dilain kesempatan bisa merasakan kebersamaan dengan kalian man temanku..

Salah satu bentuk keabsurd-an saya sebelum berangkat ke Stasiun. Kaya anak-anak? Emang!

Udah di kereta nih.. tapi masih berat aja rasanya...

Dan akhirnyaaa.. GOOD BYE BLITAR dan segala kenangannya!!!
Terimakasih sudah mengisi 2018-2019 ku!
















Komentar

  1. Assalamu'alaikum kak. Bagus bahasannya kak, ini yang saya cari :')
    Proses pra-PKL seperti apa ya kak? Khususnya terkait awal menghubungi pihak Kampung Coklat. Apakah via email atau dm instagram?
    Ataukah ada kontak WA Kampung Coklat khusus melayani kegiatan magang PKL? Bolehkah minta kontaknya?
    Apakah observasi dulu ke tempatnya?
    Terima kasih. Jazakillahu khairan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam mbak Lia L. Alhamdulillah kalau tulisan yang saya buat bisa bermanfaat. Untuk proses menghubungi Kampung Coklat saya dulu melalui WA mbak. Kebetulan ada kating yang pernah magang disana sebelumnya, jadi lebih mudah mengontak. Kalau mau kontak whatsapp yg biasa mengurusi magang bisa saya berikan via email mbak. Mbak japri saya aja ke fadzilahaziis@gmail.com . Dulu saya ga pake proses observasi ke tempat lgsg. Saya hanya tanya2 ke kating terkait garis besar ketika magang disana. Tapi menurut saya kalau mau survei lokasi terlebih dahulu akan lbh baik. Karna akan memudahkan dalam mencari kajian yang akan dibahas ketika magang :)

      Hapus
  2. Helloooooooooo :v
    Bu bidan disini :v

    BalasHapus
  3. Kalo mau magang disana harus jurusan tertentu apa bebas kak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jurusannya disesuaikan dengan topik-topik apa aja yg bisa di ambil di lokasi magang kak 😊 Rata-rata terkait manajemen (dari hulu sampe hilir ada), efektivitas produksi, mesin2, dan sebagainya

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kemana aja ya kalau ke Daik Lingga?

College-life : Laporan Praktikum FP UNS

Welcome to The Jungle! : Pasca Kampus