College-life : Kuliah itu... (1)

Assalamualaikum wr. wb.
Aku Farah. Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk mengisi blog baru ku ini. Actually, aku bener-bener gatau mau nulis apa di blog ini. Tapi, biar liburan semester 3 ku ini agak produktif ya aku cari-cari aja topik dan akhirnya aku bakal menulis tentang dunia perkuliahan yang selama ini aku jalani di u en es. Berikut kisahnya (wkwk).


Hai, aku Farah. Orang yang mood nya gampang berubah itu (hehe). Mungkin aku bakal ceritain gimana kesan pertama aku kuliah aja kali ya. Jadi perlu kalian ketahui, jurusan yang aku ambil itu bukan jurusan yang sebenarnya aku inginkan sejak awal. Semester 1, 2, 3, sampai sekarang aja aku masih memikirkan untuk pindah jurusan. Bukan karena tidak suka, hanya saja aku memikirkan apa ini yang benar-benar aku inginkan? Disaat kesempatan untuk meraih yang benar-benar aku inginkan masih ada, kenapa tidak? (hehehe) Tapi karena sudah merasa nyaman dan eman-eman dengan u ka te yang sudah dibayarkan mama papa dengan susah payah akhirnya aku memantapkan hati untuk stay di jurusanku, Agribisnis.

NYAMAN dengan keluarga baru CINNAMON 2016.

Temen-temen Agribisnis B, tebak aku yang mana >o<

Kesan kuliah menurut aku secara umum itu bisa digambarkan dengan satu kata, WOW! Kenapa? Karena saya bebas. Bebas untuk belajar, bebas kemana aja, bebas main, bebas bisa tidur kapan aja, bebas berteman, dan hak bebas lainnya. Hidup sendiri, nge kost, dan di Solo juga ga ada saudara menjadikan aku merasa bebas sebebas-bebasnya (hehehe). Tapi, karena kebebasan itu aku jadi menyadari bahwa hidup yang saat ini aku jalani sejatinya adalah milik diriku sendiri. Dimana, supirnya ya diri aku sendiri. Mau dibawa kemana jiwa ragaku ini yang memutuskan aku sendiri. So, setelah 16 tahun aku hidup dibawah arahan mama papa, untuk pertama kalinya aku memutuskan sendiri mau jadi apa aku ini. Mama papa pernah bilang ke aku sebelum aku berangkat ke Solo, kalau mama papa ga pernah nuntut aku mau jadi apa kedepannya yang pasti aku kuliah tujuannya untuk menuntut ilmu, bukan untuk besok mau jadi apa, mau kerja dimana. Ya, intinya kaya gitu. Oke, aku bakal kuliah di Solo. Hidup sendiri. Terserah mau ngapain, yang jelas nomor satu tujuan ku ya kuliah. Mama papa support aku aja. Sampai sekarang aku masih merasa beruntung punya orang tua yang seperti mama papa, yang mau dengerin keluh kesah aku, yang masih mau biayai hidup aku. Dan sampai sekarang aku juga merasa bersalah banget karena sering ngerepotin mama papa. Terkhusus untuk papa, yang walau setiap mama telpon pasti mama mengeluh tentang papa, tapi aku tau papa sebenarnya seoarang orangtua yang tanggung jawab, yang tanpa disuruh sebenarnya tau. Tapi, ia punya pemikirannya sendiri. Ya, aku cuma bisa menghargai setiap keputusannya aja lah.

Mungkin beginilah perasaanku ketika kuliah :)

Semester 1, aku bener-bener kaget ternyata kuliah di pertanian itu benar-benar luar biasa. Well, dari semester 1 yang paling aku dapet yaitu gimana caranya kita untuk ikhlas dan sabar. Kalau materi-materi kuliah sih Alhamdulillah aku masih bisa mengikuti karena isinya masih berupa pengetahuan umum dan pengantar-pengantar dunia pertanian. Yang paling buat aku tercengang sih di praktikumnya. Sepertinya ada 4 sks praktikum, lumayan untuk pemula. Tiap sabtu minggu ke lahan buat praktikum ilmu tanah, tiap minggu ada botani yang praktikumnya tulis tangan, ada sosiologi pedesaan yang nyari tipusnya bejibun bangeeet, ada ekonomi pertanian yang ngitung-ngitung bikin pusing, tabelnya banyak banget. Sampai-sampai ada julukan kalau FP itu Fakultas Praktikum. Kalau kamu berkunjung ke FP, kamu akan merasakan euforia mahasiswa yang nugas (kalau ga pegang laptop, ya megang kertas laprak) entah di masjid, di depan gedung, di kantin, dan dimanapun disekitar FP. Ya, sampai segitunya ya :( Tapi aku senang. Berkat praktikum-praktikum itu aku bisa jalan-jalan ke berbagai daerah. Baru semester 1 aja aku udah keliling karanganyar dan sragen. Walau masih terhitung dekat Solo, tapi itu pengalaman yang tak terlupakan. Main-main ke sawah, wawancara responden, panas-panasan uji tanah, main-main tanah, main-main ke rumah ibunya pak rektor juga pernah :) hehehehe..

Praktikum sosiologi pedesaan di rumah ibu pak rektor, very wonderful and funny experience :)

Lanjut Semester 2? Oke, di postingan selanjutnya aja ya.. Capek ngetik hehehe..

Seperti postingan sebelumnya, aku sisipin quote yang aku suka ya ^^
rezeki, jodoh, kematian, kebahagiaan, atau kesengsaraan sudah diatur sama Allah ta'ala. Jangan iri, dont compare yourself with others. You're beautifel in your own way.

Sampai sini dulu, wassalamualaikum wr. wb

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kemana aja ya kalau ke Daik Lingga?

College-life : Laporan Praktikum FP UNS

Welcome to The Jungle! : Pasca Kampus